Jumat, 30 September 2016

Adalah titipan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah semoga semuanya senantiasa dalam keadaan sehat walafiat.

Beberapa waktu lalu, alhamdullilah diberi Allah kesempatan untuk bersyukur sedalam-dalamnya atas nikmat yang selalu tercurah untuk setiap hambaNya. Sakit. Hampir setiap orang pernah jatuh sakit, tapi cuma sedikit orang yang lantas bersyukur dan sadar bahwa sakit pun adalah bentuk teguran dari Allah bahwa ternyata kita telah mendzolimi diri sendiri, ada hak-hak tubuh yang tidak kita penuhi tapi menuntut untuk selalu tampil bugar dan fit.

Berusaha untuk optimal dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan tapi tidak optimal menjaga kesehatan tubuh, berusaha tepat waktu untuk urusan pekerjaan tapi tidak tepat waktu memberi asupan tubuh, lalu siapa yang akan di salahkan jika sakit datang? Kalau pekerjaan, kendaraan, rumah, harta adalah titipan bagaimana dengan kesehatan? Adalah sama, tubuh manusia adalah titipan dari Allah yang harus kita jaga juga. Siapa yang senang kalau barang titipan nya dirusak dan tidak di rawat? Begitu juga dengan tubuh kita, miliknya Allah harus kita jaga.

Segala gerak tubuh saat sakit itu terasa menyiksa, tidur terus punggung sakit, duduk kepala pusing, berdiri pandangan kabur. Masya Allah betapa nikmat memiliki tubuh yang sehat. Ingin tidur, berdiri ataupun duduk terasa begitu santai, begitu nikmat.
Saat sakit mau makan buah pahit, makan kue pahit, minum susu mual, minum teh gak enak, masya Allah betapa nikmatnya makanan dam minuman disantap saat tubuh sehat, saat tubuh bugar.
Saat sakit jangankan di ajak ngobrol untuk membuka mata saja rasanya enggan, masya Allah betapa membahagiakannya saat bisa berkumpul bercanda bersama saudara atau sahabat dalam kondisi sehat.

Begitu banyak nikmat yang tiada habis untuk selalu disyukuri saat tubuh sehat. Sangat banyak kesenangan yang bisa dilakukan. Mari dari sekarang mulai lah untuk tidak dzolim terhadap diri sendiri, mulailah untuk mencukupi segala hak yang di perluakn oleh seluruh anggota tubuh, karna kita pula yang akan merasakan nikmat luar biasa saat sakit.

Alhamdulillah ya Allah, terimakasih untuk nikmat sehat yang Kau berikan kepada hamba hari ini😊

Rabu, 29 Juni 2016

Ukhti, Jangan Sampai Syar'i mu Membahayakan

Alhamdulillah sejuk ya lihat muslimah mengulur jilbab, terlihat anggun dan cantik, yaps saat ini sudah semakin banyak yang berusaha untuk tampil lebih baik, dulu dianggap jadul bin norak, gaya mamak-mamak, yang boleh pake cuma orang-orang tua, tapi sekarang semua kalangan sudah banyak terlihat anggun dengan balutan syar'i, yang muda pun sudah tidak takut lagi dikira tua, bahkan anak-anak perempuan sudah dibiasakan mengenakannya, bukankah ini kemajuan yang luar biasa? semoga kita semua bukan cuma untuk ikut trend tapi benar-benar selalu belajar menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia.
Lalu ada apa dengan pakaian syar'i? Kenapa kok bahaya? Bukannya hal itu adalah wajib bagi setiap muslimah?
 
Oke, perlu di jelaskan sebelumnya post kali ini bukan akan membahas tentang bagaimana seharusnya pakaian syar'i atau model terbaru dan terbagus untuk jenis hijab yang akan di kenakan atau malah membahas tentang dalil-dalil dalam berbusana, Tidak. Tapi lebih kepada pengalaman yang mungkin kita semua mengalami, terkhusus bagi pengendara roda 2.
Banyak dari kita tahu saat berkendara harus memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan agar resiko-resiko buruk bisa kita hindari, mulai dari menggunakan helm saat berkendara, menyalakan sein saat ingin berbelok dan masih banyak lagi syarat yang dipenuhi untuk bisa selamat selama berkendara. Namun kalo boleh saya menambahkan setiap kita (khusus perempuan) perlu juga memperhatikan pakaian kita saat berkendara apalagi kalau posisi kita sebagai penumpang. Beberapa waktu lalu pernah terlihat wanita jatuh karna rok/gamis yang dikenakan masuk ke jari-jari motor saat di bonceng, untungnya korban selamat dan cuma lecet. Tapi sebagai orang yang berada tepat di belakang motor korban rasanya itu hal sepele yang sangat membahayakan, sering sekali lalai dengan membiarkan rok/gamis kita berkibar-kibar pada akhirnya justeru hal itu malah membahayakan. Lalu pernah (bahkan sering) saat seseorang dengan pakaian syar'i di bonceng rekan atau suaminya kerudung yang dikenakan menutup lampu rem dan sein, teman-teman pasti juga pernah menemukan kejadian seperti ini kan dan itu sangat membahayakan orang lain. Bisa jadi yang membawa kendaraan sudah berhati-hati dengan menyalakan sein saat berbelok atau mengerem tapi karena busana yang menutupi lampu peringatan itu akhirnya pengendara lain yang berada di belakang kita tidak menyadari dan terjadi kecelakaan. 

Cukup sepele sebenarnya, kita berusaha berpakaian baik supaya tidak celaka tapi malah membahayakan bahkan untuk orang lain. Jadi sekiranya untuk kita semua saat berkendara hendaknya memperhatikan bagian pakaian kita agar tidak menutupi (lampu rem dan sein) dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Bukan salah pakaiannya, tidak sama sekai, tidak ada yang salah kalau sumbernya dari Allah SWT, tapi akan lebih bijak bila kita memperhatikan hal kecil ini, tujuannya baik agak kita semua selamat.
Sekali lagi! Masalah ini sumbernya bukan dari pakaian yang di kenakan, tapi kesadaran kita yang perlu sedikit diperbaiki, sangat di perbolehkan menegur sahabat kita bahkan saat di jalan sekalipun, kalau yang bersangkutan marah berarti orang itu ........ (isi sendiri :D).
 
Ingat ya, kewajiban kita sebagai muslimah bukan hanya sekedar menutup aurat, tidak mendzolimi saudara/saudari kita juga wajib hukumnya, jangan sampai niat baik kita malah membahayakan orang lain. Jadi, mulailah menjadi baik bersama-sama, saling mengingatkan dalam kebaikan karna yang berjamaah itu besar pahalanya.

Selasa, 28 Juni 2016

Assalamualaikum Blog Baru

Sehubungan dengan banyaknya yang telah dihubungkan (apaan sih -_-) terciptalah blogg baru yang mudah-mudahan kita semua bisa bertambah ilmu dan pemahaman baru. Sesuai judulnya blog ini adalah cara pandang saya terhadap suatu hal, jadi, jika sekiranya nanti ada hal-hal yang tidak tepat mohon untuk diluruskan, karna saya masih muda, saya belum banyak pengalaman dan saya manusia wajar jika perlu untuk selalu diingatkan. Sebisa mungkin diusahakan untuk update setiap hari mengenai hal yang menarik bagi saya untuk di tulis, maka dari itu selamat membaca teman-teman, semoga bermanfaat. Salam cantik dari penulis cantik (karna saya wanita) :)